Read More
Kamis, 28 April 2011
Senin, 25 April 2011
Jam Budak Punk
Seorang budak punk mengajak kawannya datang ke rumah barunya. Dengan bangga dia menunjukkan ruang-ruang bilik dan hiasan rumahnya itu. Mereka berhenti di sebuah gong tembaga yang besar dan kelihatan menarik dan antik.
Kawannya bertanya, "apa benda ni? Kau budak punk pun boleh minat dengan dikir barat ke?"
"Menarik kan?" Jawab budak punk itu. "Ini bukan alat muzik lah bro. Ini jam bercakap."
"Jam bercakap?! Fuyohh! Bro, macam mana ia beroperasi? Sekarang pukul berapa, cuba kau demo sikit."
"Demo? Kau serius? Ok, tengok ni," kata budak punk itu lalu mengangkat gendang besi yg kelihatan berat sambil menghayun kuat menghentam ke tengah-tengah gong itu yg terus mengeluarkan bunyi yang kuat bagaikan boleh memecahkan gegendang telinga.
Tiba-tiba terdengar jeritan di sebalik tembok rumah sebelah, "Hoi!!! Kau dah tebiat nak mampus ke apa hah?!!! Dah pukul 2 pagi lah biul. Tak tahu nak tidur ke?!! Sewel punya budak!"
"Ah! Dah pukul 2 pagi daaah," jelas budak punk itu.
Kawan dia cuma garuk kepala masih blur dan terkedu lagi nak cakap apa-apa.
Sabtu, 09 April 2011
Tentang Google Chrome Versi Beta Google Chrome pertama diluncurkan di tanggal 2 September 2008, namun baru diperuntukan untuk OS Windows (Windows XP ke atas), untuk MAC dan Linux masih dalam pengembangan. Hebatnya, dengan cepat Chrome sudah digunakan oleh 1% pengguna internet dunia. Mungkin terkesan kecil, namun untuk ukuran browser yang belum berumur jagung(apalagi masih beta, 1% adalah pencapaian yang mengejutkan. Coba bandingkan saja dengan Opera yang saat ini menguasai sekitar 2% pengguna internet, sedangkan umur Opera saja sudah lebih dari firefox.
Chrome dibuat dengan bahasa C++ dan Assembly, kodenya dirakit dari 26 perpustakaan kode dari google dan lainnya dari pihak ketiga, salah satunya Netscape. Chrome merupakan Open Source dan berada dibawah lisensi BSD. Mesin utama dalam Chrome adalah HTML render ringan yang bernama WebKit, itulah yang bertugas untuk memproses kode html membentuk halaman WEB . WebKit dikembangkan oleh Apple dan merupakan bagian dari proyek open source KDE. Browser Safari juga menggunakan WebKit sebagai mesinnya.
Sedangkan untuk mesin JavaScript, Chrome menggunakan V8. V8 dikembangkan oleh sekelompok peneliti dari Denmark. Dengan V8, Chrome diklaim mampu memproses javascript lebih cepat dari browser lainnya Di awal peluncurannya, Chrome sudah mendukung sekitar 43 bahasa. Kabar baiknya, bahasa Indonesia termasuk dari 43 bahasa beruntung itu. Padahal, sedikit aplikasi yang menyertakan bahasa sebanyak itu diawal peluncurannya. Tepuk tangan....
Untuk mendapatkan Chrome, bisa mengunjungi situs resmi chrome.
Read More
Chrome dibuat dengan bahasa C++ dan Assembly, kodenya dirakit dari 26 perpustakaan kode dari google dan lainnya dari pihak ketiga, salah satunya Netscape. Chrome merupakan Open Source dan berada dibawah lisensi BSD. Mesin utama dalam Chrome adalah HTML render ringan yang bernama WebKit, itulah yang bertugas untuk memproses kode html membentuk halaman WEB . WebKit dikembangkan oleh Apple dan merupakan bagian dari proyek open source KDE. Browser Safari juga menggunakan WebKit sebagai mesinnya.
Sedangkan untuk mesin JavaScript, Chrome menggunakan V8. V8 dikembangkan oleh sekelompok peneliti dari Denmark. Dengan V8, Chrome diklaim mampu memproses javascript lebih cepat dari browser lainnya Di awal peluncurannya, Chrome sudah mendukung sekitar 43 bahasa. Kabar baiknya, bahasa Indonesia termasuk dari 43 bahasa beruntung itu. Padahal, sedikit aplikasi yang menyertakan bahasa sebanyak itu diawal peluncurannya. Tepuk tangan....
Untuk mendapatkan Chrome, bisa mengunjungi situs resmi chrome.
Langganan:
Postingan (Atom)